Enterprise System

 

Enterprise System
       Enterprise system adalah suatu sistem yang menghubungkan setiap proses produksi supplier dengan customer. Supplier di sini adalah pihak yang menghasilkan bahan baku, sedangkan customer sendiri dibedakan menjadi dua yakni customer yang menjual kembali produk dari supplier dengan penambahan nilai dan customer yang langsung mengkonsumsi sendiri produk yang di beli dari supplier.
        Setiap kegiatan produksi selalu merujuk pada dua hal, yakni “Make to Order” yang berarti produksi dilakukan dengan dasar permintaan dari customer dan “Make to Stock” dimana produksi dilakukan secara rutin maupun berkala untuk persediaan bagi konsumen dalam waktu tertentu.
Supply Chain Management (SCM)
      Manajemen rantai pasok adalah proses distribusi barang mulai dari bahan mentah hingga menjadi barang jadi mulai dari supplier hingga ke end customer. Fokus dari SCM hanya pada perpindahan barang dari tiap-tiap post perusahaan. Hal-hal yang diatur dalam SCM adalah material, part, barang jadi, informasi atau uang yang terkait dengan proses pengadaan (Procurement), perpindahan (Movement) serta penyimpanan (Storage).
       Perbedaan value chain dengan supply chain adalah pada bagaimana dan apa saja yang ditinjau. Value chain memperhatikan perubahan nilai barang yang terjadi pada awal produksi bahan mentah supplier hingga barang jadi pada end customer. Sedangkan pada supply chain hanya memperhatikan bagaimana sistem pendistribusian barang dari awal hingga end customer.
        Contoh proses supply chain adalah seperti proses distribusi barang yang ada pada supermarket. proses tersebut dimulai ketika supplier mendapat order lalu supplier akan memenuhi permintaan yang diminta oleh distributor, dari distributor dapat di distribusikan ke customer lain hingga sampai ke supermarket dan dibeli oleh end customer.

Fungsi supply chain dalam bidang manufaktur dapat ditinjau dari beberapa aspek :
  1. Peningkatan produk, proses yang dilakukan adalah dengan melakukan riset pasar. Peningkatan produk ini melibatkan supplier dalam mengembangkan produknya.
  2. Pembelian, Manufacture dapat memaksimalkanya dengan memilih supplier, evaluasi kinerja supplier, pembelian bhana baku yang sesuai, pemantauan resiko pasokan dan merancang hubungan dengan supplier.
  3. Perencanaan dan Kontrol, Proses yang ada seperti perencanaan permintaan, peramalan terhadap permintaan, perencanaan kapasitas, perencanaan material, produksi dan persediaan serta distribusi.
  4. Produksi, Proses produksi dan kontrol terhadap kualitas sebaiknya sesuai dengan keadaan yang diinginkan oleh customer.
  5. Distribusi, Merancang jaringan distribusi, jadwal pengiriman, memilih penyedia jasa logisstik dan memantau layanan di pusat distribusi.
      Procurement, merupakan proses pengadaan, yaitu pengadaan sumber bahan baku atau komponen produksi. Fulfillment, merupakan proses pemenuhan order dari customer. Replenishment adalah pemenuhan kebutuhaan yang terbatas pada distributor dan retail.

Customer Relationship Management (CRM)
CRM atau Customer Relationship Management adalah strategi perusahaan dalam mempengaruhi dan memahami tingkah laku pelanggan melalui komunikasi yang mendalam dengan tujuan untuk meningkatkan akuisisi, menahan (retention) dan mendapat loyalitas dan keuntungan dari pelanggan. Secara sederhana CRM merupakan strategi perusahaan untuk memuaskan pelanggan dengan prosedur tertentu dengan tujuan mendapat profit dan loyalitas pelanggan.

Fungsi CRM :
  • Mendapat sebanyak banyaknya pelanggan
  • Mempertahankan pelanggan (akuisisi)
  • Meningkatkan hubungan dengan pelanggan.

Tujuan CRM :

  • Menganalisa dan mengenal relasi
  • Menganalisa dan mengenal pasar
  • Menganalisa dan mengenal produk keluaran baru
Manfaat CRM :

  • Peningkatan jumlah konsumen, dengan menjaga relasi dengan konsumen akan dapat berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan sehingga dapt meningkatkan konsumen dan mempertahankan pelanggan.
  • Mengetahui kebutuhan konsumen di masa yang akan datang, melalui record setiap transaksi dan hasil analisa dapat kita ketahui apa yang mungkin akan dibutuhkan oleh konsumen di masa yang akan datang.
  • Memperbaiki perusahaan sehingga dapat mengetahui sampai tingkat mana service yang telah diberikan terhadap pelanggan.
  • Dapat menganalisa pola transaksi sehingga dapat mengetahui kombinasi produk yang akan dijual pada waktu tertentu.
Market Share     : Fokus pada kuantitas yakni menjual sebanyak-banyaknya produk.
Customer Share : Fokus pada kualitas yakni menjual produk sesuai dengan keinginan pelanggan
      Contoh dari CRM adalah seperti perusahaan yang menyediakan customer service, dimana fungsi dari customer service adalah untuk lebih mendekatkan perusahaan dengan customer sehingga customer akan merasa nyaman dan yakin dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
Enterprise Resource Planning (ERP)
Enterprise Resource Planning adalah sistem informasi organisasi yang dibuat untuk mengkoordinasi seluruh sumber daya, informasi dan aktifitass yang berkaitan langsung dengan proses bisnis. Sistem ERP didasarkan pada database dan perangkat lunak modular. Keutamaan dari sistem ERP adalah Intergrasi, yakni menggabungkan kebutuhan pada software dalam satu logical database sehingga dapat memudahkan seluruh departemen dalam perusahaan untuk berbagi informasi dan berkomunikasi.
Tujuan dari sistem ERP adalah untuk menggkoordinasi bisnis organisasi secara keseluruhan.
Tahapan Evolusi ERP
  • Tahap I : Material Requirement Planning (MRP), Merupakan cikal bakal dari ERP, dengan konsep perencanaan kebutuhan material
  • Tahap II: Close-Loop MRP, Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP, terdiri atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang dapat diubah atau diganti jika diperlukan
  • Tahap III: Manufakturing Resource Planning (MRP II), Merupakan pengembangan dari close-loop MRP yang ditambahkan 3 elemen yaitu: perencanaan penjualan dan operasi, antarmuka keuangan dan simulasi analisis dari kebutuhan yang diperlukan
  • Tahap IV: Enterprise Resource Planning, Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan pada beberapa proses bisnis diantaranya integrasi keuangan, rantai pasok dan meliputi lintas batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan dilakukan secara mudah
  • Tahap V: Extended ERP (ERP II), Merupakan perkembangan dari ERP yang diluncurkan tahun 2000, serta lebih konflek dari ERP sebelumnya.

Analisa strategi bisnis, mencakup analisa terhadap kompetisi pasar, harapan customer, analisa bisnis,targer bisnis, dll.

  • People Analysis, analisis terhadap Sumber Daya Manusia yang mengimplementasikan ERP
  • Infrastructure Analysis, mencakup kelengkapan infrastruktur sebagai persiapan penerapan ERP pada perusahaan.
  • Software Analysis, analisis terhadap software yang cocok digunakan pada organisasi atau perusahaan.
Iklan

Pengertian CRM

 

 

CRM merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.

Hal yang perlu dipahami adalah bahwa dari luar, pelanggan yang berinterkasi dengan perusahaan hanya memahami bisnis yang dilakukan oleh perusahaan sebagai satu entitas, tidak lebih; meskipun pelanggan juga berinteraksi dengan sejumlah pekerja yang berbeda peran dan departemennya. Semua itu tetap dianggap sebagai satu kesatuan. Dengan CRM, dukungan pada proses bisnis, informasi tentang pelanggan dan interaksinya dapat dimasukkan, disimpan, diakses oleh semua staf pada berbagai unit kerja dengan tujuan untuk meningkatkan layanan yang diberikan pada pelanggan, dan menggunakan informasi kontak pelanggan untuk target pemasaran.

CRM (customer relationship management) mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi pelanggan. Pada era saat ini, implementasi CRM selalu akan menggunakan teknologi  informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan, hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan.

Konsep ini juga banyak digunakan sebagai sebuah terminologi pada industri informasi sebagai sebuah metodologi, piranti lunak, dan bahkan sebagai kapabilitas internet yang membantu korporasi mengelola hubungan pelanggan. Piranti ini memungkinkan korporasi untuk menjelaskan hubungan secara cukup rinci sehingga manajemen, staf penjualan, staf pelayanan, dan bahkan pelanggan dapat secara langsung mengakses informasi, menyesuaikan kebutuhan antara kebutuhan dan produk, pengingatan pelanggan pada layanan tertentu, dan sebagainya. Dalam pengembangan piranti lunak CRM harus dilakukan pendekatan yang holistik. Terkadang inisiatif implementasi piranti lunak CRM gagal dilakukan karena hanya terbatas pada instalasi piranti saja, tanpa memperhatikan konteks, dukukangan dan pemahaman staf, dan pemenfaatan sepenuhnya sistem informasi.

Banyak aspek yang tercakup dalam CRM. Aspek tersebut pada umumnya akan berhubungan langsung dengan salah satu aspek berikut:

  • Operasi Front office yang langsung berinteraksi dengan pelanggan seperti ketemu langsung, panggilan telepon, e-mail, layanan online, dll.
  • Operasi Back office yang sangat berpengaruh pada aktivitas pada layanan di front office seperti bagian pembayaran, perawatan, perencanaan, pemasaran, dll.
  • Hubungan bisnis, yaitu interaksi dengan perusahaan dan rekanan lain seperti suppliers/ vendors, outlet pengecer dan distribusi, jaringan industri. Jaringan eksternal ini akan mendukung aktivitas di front dan back office.
  • Data kunci dalam CRM dapat dianalisis dengan tujuan melakukan perencanaan kampanye pada target pemasaran, memahami strategi bisnis, dan memutuskan keberhasilan aktivitas CRM seperti pangsa pasar, karakteristik pelanggan, pendapatan dan keuntungan.

Implementasi CRM akan memberikan dampak manfaat bagi korporasi seperti akan memungkinkan untuk memperoleh keseimbangan dalam bagaimana menggunakan sumber daya untuk pemasaran agar mendapat nilai lebih pada segmen tertentu, meningkatkan interaksi pelanggan yang akan mendukung pengalaman branding pada pelanggan, mendongkrak produktivitas penualan melalui pemetaan proses menggunakan teknologi baru, menetapkan tujuan penjualan dan menentukan reward untuk pencapaiannya, fokus pada gab antara harapan pelanggan dan pengalaman layanan saat ini, dengan menggunakan alat analisis akan dapat ditingkatkan pemahaman organisasi tentang pelanggan.

Variasi CRM

Ada beberapa perbedaan pendekatan CRM dengan paket piranti lunak dalam memfokuskan aspek yang berbeda. Beberapa diantara piranti lunak CRM yang dikenal adalah seperti berikut.

1.       Operasional. Operational CRM memberikan dukungan untuk proses bisnis di front office, seperti untuk penjualan, pemasaran, dan staf pelayanan. Interaksi dengan pelanggan biasanya disimban dalam sejarak kontak pelanggan, dan staf dapat melihat kembali informasi pelanggan ketika dibutuhkan. Dengan sejarah kontak pelanggan ini, staf dapat dengan cepat memperoleh informasi penting. Dapat meraih pelanggan dalam waktu dan tempat yang tepat merupakan sesuatu yang sangat diinginkan.

2.       Penjualan. Untuk penjualan biasa digunakan Sales Force Automation (SFA). SFA membantu untuk otomatisasi aktivitas yang terkait dengan staf penjualan, seperti untuk penjadwalan menghubungi pelanggan, pengiriman surat kertas maupun elektronik ke pelanggarn, menelusuri respon pelanggan, membuat laporan, menilai tingkat penjualan, proses order penjualan otomatis.

3.       Analitik. Analytical CRM menganalisis data pelanggan untuk berbagai tujuan seperti merancang dan menjalankan kampanye target pemasaran, termasuk melakukan cross-selling, up-selling, aiatem informasi manajemen untuk forecasting keuangan dan analisis profitabilitas pelanggan.

4.       Intelijen Penjualan. Intelijen Penjualan atau Sales Intelligence dalam CRM adalah sejenis dengan is similar to Analytical CRM, tetapi ditekankan lebih jauh untuk piranti penjualan langsung dengan fitur untuk mencari peluang Cross-selling/ Up-selling/ Switch-selling, kinerja penjualan, kecenderungan pelanggan, margin pelanggan.

5.       Manajemen Kampanye. Campaign management mengkombinasikan elemen antara CRM operasional dan analitik agar dapat menjalankan fungsi pembentukan kelompok target dengan kriteria tertentu menggungakan data pelanggan, mengirimkan materi yang terkait dengan kampanye produk untuk calon tertentu menggunakan berbagai saluran seperti e-mail, telephone, SMS, dan surat, menelusuri, menyimpan dan menganalisis statistik kampanye.

6.       Kolaboratif. Collaborative CRM mencakup aspek-aspek yang ditangani korporasi yang terkait dengan pelanggan pada berbagai departemen seperti pada bagian penjualan, dukungan teknis, dan pemasaran. Staf dari berbagai departemen pada korporasi yang sama dapat saling bertukar dan berbagi informasi yang dikumpulkan ketika berinteraksi dengan pelanggan. CRM jenis ini bertujuan untuk menggunakan informasi yang dikumpulkan secara bersama di semua departemen untuk peningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.

Strategi dan Implementasi

Sasaran untuk menjalankan strategi CRM harus mempertimbangkan situasi spesifik yang dihadapi perusahaan dan juga kebutuhan dan harapan pelanggan. Informasi yang didapat melalu inisiasi CRM dapat mendukung pengembangan strategi pemasaran dengan mengembangkan pengetahuan pada area-area tertentu seperti identifikasi segmen pelanggan, peningkatan retensi  pelangggan, perbaikan produk yang disampaikan, juga identifikasi pelanggan blue chip (yang paling menguntungkan). Sasaran ini dilakukan dengan melakukan manipulasi informasi yang terkait yang selanjutnya dimanfaatkan bersama untuk ditransformasikan menjadi pengetahuan. Pengetahuan ini merupakan pengetahuan yang memungkinkan perusahaan dapat lebih memahami pelanggan, dan digunakan untuk menyesuaikan kapabilitas organisasi agar dapat memberikan nilai yang lebih baik bagi pelanggan. Strategi CRM bervaria dalam besaran, komplesitas, cakupanya. Hal ini akan berpengaruh pada tipe apa CRM dikembangkan. Strategi CRM yang efektif akan fokus pada berbagai saluran. Perusahaan harus secara efektif mengelola saluran ini untuk perbaikan pelayanan.

Kegagalan berbagai projek CRM terutama terkait dengan kualitas dan availabilitas data pelanggan. Data yang baik merupakan isu penting. Ketika perusahaan yang menggunakan CRM untuk menelusuri siklus hidup pendapatan, pembiayaan, margin keuntungan, dan interkasi dengan pelanggan secara individual, maka semua ini harus tergambarkan dengan jelas dalam suatu bisnis proses. Data yang digunakan harus dapat diambil dari berbagai sumber data yang ada di tiap departemen atau bidang yang ada di perusahaan. Sistem yang komprehensif dengan struktur yang telah didefinisikan dengan baik akan meningkatkan kualitas data yang dipakai dalam pengambilan keputusan. Meski saat ini banyak piranti lunak yang tersedia tentang CRM, namun perlu diingat bahwa CRM bukan sekedar teknologi namun lebih pada pendekatan komprehensif yang berpusat pada pelanggan. Implikasinya adalah kebijakan, proses, pelatihan staf, manajemen pemasaran, dan manajemen informasi. Dengan cara pandang ini, CRM merupakan hal yang dapat memberikan peran penting dalam usaha merekayasa proses penjualan untuk memberikan nilai tambah pada pelanggan.

  1. Malthouse, Edward C; Bobby J Calder (2005). “Relationship Branding and CRM”. in Alice Tybout and Tim Calkins. Kellogg on Branding. Wiley. pp. 150–168.
  2. Rigby, Darrell K.; Frederick F. Reichheld, Phil Schefter (2002). “Avoid the four perils of CRM”. Harvard Business Review 80 (2): 101–109.
  3. Paul H. Selden (April/May 1996). “SFA Myths Abound“. Sales and Marketing Strategies & News 6 (3): 51 and 53.
  4. Paul H. Selden (November 2000). “The Power of Quality Thinking In Sales and Management“. Quality Progress: 58-64.
  5. Bligh, Philip; Douglas Turk (2004). CRM unplugged – releasing CRM’s strategic value. Hoboken: John Wiley & Sons. ISBN 0-471-48304-4.
  6. Paul H. Selden (1997). Sales Process Engineering: A Personal Workshop. Milwaukee, WI: ASQ Quality Press. p. 23.

Apa itu database?

Database adalah kumpulan data yang terstruktur. Database digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi.

Contoh kegunaan  database

Database sangat penting jika anda membuat program aplikasi basis data di PC yang berhubungan dengan pengambilan data . Misalnya untuk penyimpanan data yang diambil dari microcontroller pada aplikasi pengukuran temperatur yang diambil tiap interval tertentu.

Hirarki / struktur database
Database isinya kumpulan tabel yg saling terhubung(dihubungkan  oleh kolom yg sama) .

Tiap tabel berisi baris baris data atau disebut jug record.

Tiap baris data terdiri dari kolom kolom . Kolom biasanya juga disebut field atau atribut .

jadi hirarkinya spt ini:

Database->Tabel->baris (record)->kolom(field).

Tabelnya mirip excel ada baris dan kolom , perbedaannya antara lain pada excel kita langsung berinterkasi dgn tabel sedangkan pada database kita mengakases tabel tabelnya melalui DBMS.

Pengelolaan Database

Software yg kusus membuat  dan mengelola Database disebut RDBMS (Relational database management system).

Kelebihan RDBMS antara lain:

  • Bisa meminta data(record) sesuai kriteria yang kita tentukan secara cepat.
  • Mengapdate dan memodikasi banyak record secara cepat pada saat yg sama.
  • mengambil data dari table yang berlainan secara bersamaan.
  • dan lain lain.

Dengan kelebihan-kelebihan tsb makanya MsExcel tidak termasuk RDBMS.

Contoh DBMS :

  • MICROSOFT SQL SERVER
  • ORACLE
  •  Firebird
  • MySQL
  • postgreSQl
  •  Microsoft Access
  • dll

Database yang ada sekarang ini dikelompokan menjadi 2:

1. Database untuk Desktop cirinya:

  • Ukuran relatif kecil
  • User yang mengakses terbatas
  • Harga relatif murah
  • User friendly

Contoh : MSAccess, Foxpro , Lotus dsb
Contoh penggunaan : Administrasi sekolah , toko kecil ,

2. Database Server   cirinya:

  • Ukuran / kapasitas data Besar
  • User yang mengakses banyak
  • Harga relatif mahal

Contoh : Microsoft SQL Server, Oracle, DB2 dan yang free PosgreSQL ,Mysql.
Contoh pengggunaan : Database nasabah bank , database pelanggan operator telekomunikasi, data E-KTP penduduk seindonesia.

Kunci Relasi (Relation Keys)

Tiap record harus berbeda dari record yg lain. Contoh  sebuah tabel yg tdk diizinkan dlm sebuah  database  :

tabel1

tabel 1

bisa terjadi ada  data yg sama meskipun sebenarnya berbeda ,misalnya 2 orang mempunyai nama yg sama pendidikan yg sama dan sama sama tinggal dijakarta kan?.

supaya record berbeda (mempunyai indentitas yg berbeda tiap record) maka kita tambahkan  kolom no ktp

tabel2

tabel 2

kolom no_ktp sebagai pembeda antar record disebut kunci relasi (relation key). kunci relasi itu ada beberapa jenis antara lain super key,candidat key, primary key, foreign key  dan alternate key .

1. Super key  adalah kolom  atau kombinasi kolom yg nilainya unik(tdk sama)   membedakan  tiap baris data.  contoh  himpunan superkey dari tabel 2 {  (no_ktp), (no_ktp dan nama),  (no_ktp dan pendidikan), no_ktp dan alamat) }

2. candidate key  adalah  himpunan super key yg anggotanya tdk bisa lagi (dipecah)  menjadi super key.

contoh :  -(no_ktp dan nama) adalah bukan candidate key karena no_ktp bisa jadi super key.

– (no_ktp)  adalah candidate key karena tdk bisa lagi dipecah untuk membuat super key.

3. Primary Key adalah  satu candidate key yg dipilih/ditetapkan untuk membedakan data tiap baris dari tabel.  Contoh :  pada tabel 2 karena cuman ada 1 candidate key otomatis candidate key tsb menjadi primary key, yaitu kolom no_ktp

4. Foreign Key adalah satu kolom atau beberapa kolom yg nilainya sama dgn candidate key kolom yg lain.

5. Alternatif Key adalah candidate key  selain  primary key  ( candidate key yg tdk ditetapkan menjadi prymary key).

Tabel tabel didalam database saling berhubungan (relasional)melalui data kolom yang sama  hal ini disebut dgn database relasional.

Bahasa  standar untuk mengakses basis data  melalui RDBMS yaitu SQL (Structured Query Language). 

DATABASESISTIM

Beberapa standar SQL antara lain:

CREATE ,SELECT,UPDATE,DELETE dll

contoh penggunaan CREATE :

CREATE TABLE  databuku
(
judul varchar(255),
pengarang varchar(255),
penerbit varchar(255),
ISBN varchar(255)
);

Database yang saya pilih untuk contoh   menggunakan DBMS  Mysql . Untuk ini anda bisa menginstall Xampp caranya bisa dibaca di tulisan saya  :  Cara menginstall Xampp   .

Xampp adalah aplikasi untuk mengintasll Mysql, apache  dan phpmyadmin  sekaligus. Jadi Xampp sangat bagus untuk pemula yang ingin mempelajari database , pemrograman web  server (php,javascript)  .

Memulai membuat database di Mysql.

urutanya adalah membuat database ->membuat tabel->membuat kolom-kolom.

Sebelumnya anda harus sudah berhasil  menginstall Xampp.

1.  Buka phpmyadmin melalui pada IE , mozilla firefox atau google crom anda dgn cara ketik http://localhost/

lalu pilih menu phpmyadmin  maka akan muncul menu:

2. Berikan nama database misal dataku , lalu klik ciptakan maka akan muncul menu:

berilah nama tabel misal tabelku dengan jumlah kolom 3 buah , lalu klik go

dkemudian akan muncul hasilnya sbb:

Sekarang coba kita isikan data dengan mengklik tab sisipkan spt yang ditunjukan panah merah pada gambar diatas.   maka akan muncul menu sbb:

isikanlah data pada kolom yang tersedia kemudian klik Go

Jika pengisian data berhasil maka akan muncul pesan :     1 row(s) inserted.

Untuk melihat isi data  klik tab Browse.

System Development Life Cycle (SDLC)

SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah yang digunakan meliputi :
1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
6. Merancang sistem informasi baru
7. Membangun sistem informasi baru
8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan

System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.

Dengan siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda.

Berikut ini adalah Fase-fase Sistem Development Life Cycle (SDLC) meliputi :

A. Perencanaan Sistem (Systems Planning)
Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :
• Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
• Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
• Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui pengembangan sistem.
• Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
• Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.

B. Analisis Sistem (Systems Analysis)
Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:
• Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
• Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat dimodelkan dengan sistem.
• Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
• Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
• Mendefinisikan kebutuhan sistem.

C. Perancangan Sistem (Systems Design)
Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:
• Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
• Menganalisa data dan membuat skema database.
• Merancang user interface.

D. Implementasi Sistem (Systems Implementation)
Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap-tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.
Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
• Pembuatan database sesuai skema rancangan.
• Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
• Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).

E. Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)
Dilakukan oleh admin yang ditunjuk untuk menjaga sistem tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.

Pengetahuan Dasar ER-Diagram (Diagram Relasi Entitas)

Skema pemodelan data adalah metode(cara cara) yang memungkinkan kita untuk memodelkan atau menggambarkan Database. Perangkat permodelan ini sering dalam bentuk diagram grafis misalnya diagram ER atau ER diagram (ERD) .Diagram ER (ERD) adalah tool grafis yang memfasilitasi pemodelan data.

ERD adalah bagian dari “model semantik ” dalam database. model Semantik mengacu pada model yang bertujuan untuk memperoleh inti dari data. ERD bukan satu-satunya alat pemodelan semantik, tetapi ERD  yang sudah umum dan populer .  Alat bantu diagram database yg juga sudah banyak dipakai yaitu Diagram relasi database yg dipakai oleh database microsoft Access pada akhir artikel akan kita lihat perbedaanya dgn ER-diagram .

Istilah istilah yg akan dipakai dlm membuat ERD

* Entitas : objek objek yg memiliki karakteristik yg sama.

Entitas dikategorikan ada 2 jenis :

  • Entitas kuat, yitu entitas yg keberadaanya tdk tergantung entitas lain
  • Entitas lemah, yaitu entitas yg bergantung oleh keberadaan entitas lain.

* Atribut : karakteristik dari entitas .  misal atribut mahasiswa antara lain  nim,nama,umur,alamat dll.

Atribut dapat digolongkan menjadi

  • Atribut sederhana atau  atribut tunggal , memiliki komponen tunggal .
  • Atribut campuran, atribut yg disusun dari beberapa atribut. misal  atribut alamat terdiri dari no rumah, kode pos, kota dll.
  • Atribut bernilai tunggal, atribut yg mempuyai 1 nilai saja. misal nama,nim,umur dll.
  • Atribut bernilai jamak, atribut yg mempuyai lebih dari 1 nilai. misal no hp, nama anak dll.
  • Atribut Turunan, atribut yg nilainya berdasar atribut lain.
  • Atribut kunci, atribut bernilai unik  untuk membedakan antara 1 objek  dgn objek  lain misal nim, no ktp dll.

Jika satu entitas tdk punya atribut kunci maka atribut kunci bisa dibentuk dari dua atribut yg bukan kunci . atribut kunci yg seperti ini disebut atribut kunci  komposit. Contoh atribut kunci komposit  terdiri dari atribut nama dan tglLahir, kemungkinannya kecil orang yg bernama sama mempunyai tgl lahir yg sama. jadi dua  atribut ini kemungkinan selalu berbeda pada  tiap objek entitas.

* Multiplicity:  jumlah suatu objek yg mungkin diasosiasikan dgn objek entitas yg lain. yang menentukan multiplicity bukan desainer database tapi penentu kebijakan organisasi  atau user. multiplicity terdiri dari 2 jenis:

1. Batasan kardinalitas /nilai maksimal multiplicity   yaitu  one (satu) atau many (banyak)

2. Batasan partisipasi / nilai minimal multiplicity ()  yaitu mandatory (satu)  atau optional (nol)

*Relationships: hubungan diantara entitas.

Penulisan ERD  bisa dilakukan dgn beberapa notasi diantaranya notasi UML, Crows’s foot dan notasi Chen , pada artikel ini saya menggunakan notasi Crows’s foot karena tools yg  digunakan yaitu ER assistant menggunakan notasi tsb. Contoh ERD dgn notasi Crow’s Foot spt gambar dibawah ini:

erddiagram

gambar 1

multiplicity

 

Tahap tahap membuat ERD

1. Tentukan entitas utama

Cari kata benda yg menjadi perhatian utama pemakai dlm dokumen spesifikasi kebutuhan pemakai (dokumen ini adalah hasil dari  tahapan analisa kebutuhan database ).

Buatlah daftar entitas yg ditemukan.

2. Tentukan hubungan/relationships entitas.

– Carilah kata kerja yg menjadi perhatian utama dari pemakai dlm dokumen spesifikasi kebutuhan pemakai.

-Untuk setiap entitas periksa apakah ada hubungan yg menjadi perhatian pemakai.

Buatlah daftar relationships antar entitas yg telah ditemukan.

3. Tentukan multiplicity ( yg menentukan nilai ini adalah user bukan database desiner, didapat lewat interview)

4. Tuliskan masing masing atribut

5. Menggambar ERD  (dlm artikel  ini menggunakan ER assistant)
Contoh aplikasi gratis untuk  membuat ERD adalah ER asisstant

istilaherdgambar 3

Contoh sederhana  ER diagram universitas :

erdgambar 4

Contoh pembuatan ERD dgn bantuan ER asisstant

Kita akan membuat  diagram entitas sebuah universitas.

langkah pertama  klik menu insert->entities ,

tentukan entitas utama yg ada di universitas  antara lain  dosen,mahasiswa, matakuliah,

erdstep1gambar 5

Langkah kedua membuat atribut dgn cara klik menu insert->atributes

Form untuk membuat Atribut dari entitas yg sudah dibuat

formatributgambar 6

Langkah ketiga membuat relasi antara entitas, klik menu insert-relationships

relasi yg akan anda buat  spt ini :

contohrelasi

gambar 7

relasi

gambar 8

Pada menu pembuatan relationships anda juga harus menentukan

-Nilai maksimal multiplicity (batasan kardinalitas)  yaitu  one (satu) atau many (banyak)  dan

– Nilai minimal multiplicity (batasan partisipasi)  yaitu mandatory (satu)  atau optional (nol)

erddiagramrelasi

gambar 9

Cara baca gambar diatas bisa dari arah kiri maupun dari arah kanan spt sudah dijelaskan pada gambar 2.

Klasifikasi kardinalitas

1.  One to many  1-M maksimum kardinalitas =1 pada satu sisi dan maksimum kardinalitas > 1 disisi yg lain.

2.  Many to many M-N ,maksimum kardinalitas > 1 dikedua sisi.

3. One to one  1-1   , maksimum kardinalitas =1 dikedua sisi.

Perbedaan ERD dgn diagram relasi pada MS Access

1. Diagram relasi ms access tdk menggunakan nama untuk relationship tapi menggunakan nama primary key sebagai penamaan relatuonshipnya.

2. Diagram relasi ms access hanya menampilkan nilai maksimum kardinalitasnya (satu-kebanyak,banyak kebanyak, dsb).

3. ERD mengijinkan entitas dan relationship mempunyai atribut, Diagram relasi ms access hanya mengijinkan antitas memiliki kolom2.

Pengertian Informasi Menurut Para Ahli

  1. Abdul Kadir (2002: 31); McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.
  2. Azhar Susanto (2004:46) dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi, menyatakan bahwa informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat.
  3. Burch dan Strater menyatakan bahwa informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan atau keterangan.
  4. George R. Terry berpendapat bahwa informasi adalah data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna.
  5. Jogianto (2004:8) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, berpendapat bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya.
  6. Lani Sidharta (1995: 28) berpendapat bahwa informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan.
  7. Menurut Anton M. Meliono (1990: 331) informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan.
  8. Menurut George H. Bodnar (2000: 1) informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
  9. Menurut Tata Sutabri, informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  10. Menurut Gordon B. Davis (1991: 28), informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
  11. 11. Menurut Jogiyanto HM., (1999: 692), informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
  12. Raymond Mc.leod menyatakan bahwa informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat  ini atau mendatang.

 

FUNGSI KEYWORD-KEYWORD dan CONTOH PROGRAMNYA DALAM BAHASA C++

Struktur Program C/C++

Untuk dapat memahami bagaimana suatu program ditulis, maka struktur dari program harus dimengerti terlebih dahulu, atau sebagai pedoman penulis program (programmer) bagaimana seharusnya program tersebut ditulis.

Struktur dari program C dapat diihat sebagai kumpulan dari sebuah atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi pertama yang harus ada di di program C yang sudah ditentukan namanya, yaitu fungsi main(). Artinya program C minimal memiliki satu fungsi (fungsi main()). Berikut ini adalah struktur dari program C.

 

main()

{

statemen_1;

statemen_2;

……..

statemen_n;

}

Fungsi Utama
fungsi_lain()

{

statemen_statemen;

}

Fungsi-fungsi lain

yang ditulis oleh pemrogram komputer

Keterangan :

  1. Dimulai dari tanda { hingga tanda } disebut tubuh fungsi / blok.
  2. Tanda ( ) digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi main( ) tidak ada argumen yang diberikan, maka tidak ada entri di dalam ( ).
  3. Kata void menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik.
  4. Tanda { menyatakan awal eksekusi program dan tanda } menyatakan akhir eksekusi program.
  5. Didalam tanda { } bisa tergantung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statemen). Umumnya pernyataan berupa instruksi untuk :
  • Memerintah komputer melakukan proses menampilkan string ke layar.
  • menghitung operasi matematika.
  • membaca data dari keyboard.
  • dll.

 

Berikut ini adalah suatu program C yang sederhan:

Sisi atas merupakan source code, yang dapat diberi nama project1.cpp dan sisi bawah adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.

Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu persatu     :

  1. // my first program in C++

Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.

  1. #include <iostream.h>

Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat #include <iostream.h> memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.

  1. int main ()

Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi main.

  1. main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.
  2. cout << “Hello World”;

Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout dideklarasikan dalam header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan.

  1. Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun.
  2. return 0;

Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program.

Tidak semua baris pada program ini melakukan aksi. Ada baris yang hanya berisi komentar (diawali //), baris yang berisi instruksi untuk preprocessor kompiler (Yang diawali #),kemudian baris yang merupakan inisialisasi sebuah fungsi (dalam kasus ini, fungsi main) dan baris yang berisi instruksi (seperti, cout <<), baris yang terakhir ini disertakan dalam blok yang dibatasi oleh kurung kurawal ({}) dari fungsi main.

  1. FILE JUDUL / HEADER FILE

File judul (header file) merupakan file yang berisi dengan prototype (judul, nama dan sintak) dari sekumpulan fungsi-fungsi pustaka tertentu. Jadi file ini hanya berisi dengan prototype dari fungsi-fungsi pustaka, sedangkan fungsi-fungsi pustakanya sendiri disimpan di file pustaka (library file dengan extention file .LIB). Misalnya prototype dari fungsi-fungsi pustaka printf() dan scanf() terdapat di file judul stdio.h, sehingga jika fungsi-fungsi ini akan digunakan di program, maka nama file judulnya harus dilibatkan dengan menggunakan preprocessor directive #include. File judul stdio.h berisi prototype fungsi-fungsi pustaka untuk operasi input dan output standar. Ada dua cara untuk melibatkan file judul di suatu program C, yaitu sebagai berikut :

#include <stdio.h> atau   #include “stdio.h”

  1. NAMA PENGENAL

Nama pengenal (Identifier name) adalah nama-nama yang ditentukan sendiri oleh pembuat program. yang nantinya nama tersebut digunakan dalam pemrograman. Fungsinya untuk menyatakan : Variabel, Tipe Data, Konstanta, Fungsi, Label dan Obyek.

Aturan penamaan pengenal :

  1. Karakter pertama harus huruf atau garis bawah.
  2. Karakter berikutnya boleh huruf, bilangan, atau garis bawah.
  3. Panjang maksimal 32 karakter.
  4. Nama pengenal tidak boleh sama dengan kata kunci (reserved word)
  5. Pengenal bersifat case sensitif.

Huruf kecil dan huruf besar (kapital) pada suatu pengenal tidak dianggap sama :

Contoh : NAMA, Nama, nama = menyatakan pengenal yang berbeda.

Contoh penamaan :

Benar Salah dan alasanya
Nama 2semester ( tidak boleh diawali angka )
NAMA nama-barang ( tanda – tidak diperbolehkan )
Nama_barang #barang (simbol # tidak diperbolehkan )
Kuartal_2 Nama barang ( tidak boleh mengandung spasi )

 

  1. KOMENTAR PROGRAM

Komentar merupakan bagian terpenting dari program. Kehadirannya sangat membantu pemrograman ataupun orang lain dalam memahami program, karena berupa penjelasan-penjelasan mengenai program atau bagian-bagian program. Hal ini penjelasannya bisa berupa :

  • tujuan / fungsi program
  • saat program dibuat atau direvisi
  • keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.

Pada C suatu komentar di awali dengan tanda ( /* ) dan diakhiri dengan tanda ( */ ). Semua string atau tulisan yang terletak sesudah tanda /* hingga akhir baris dengan sendirinya akan diperlukan sebagai keterangan. Bagi kompiler hal ini tidak berguna dan akan di abaikan pada saat kompilasi.

  1. Preprocessor directive

Preprocessor directive disebut juga pengarah compiler karena fungsinya untuk mengatur proses kompilasi.#include merupakan satu jenis pengarah preprocessor yang digunakan untuk membaca file yang dinamakan file judul (header file). iostream, conio.h, stdio.h, windows.h, math.h, dan string.h merupakan file header yang merupakan standard library dari C++. Setiap file header berhubungan dengan perintah masukan (input), perintah keluaran (output), dan fungsi-fungsi yang digunakan dalam suatu program.

  1. Keyword

Keyword adalah kata kunci yang digunakan dalam pemrograman untuk fungsi-fungsi tertentu. Dalam pemrograman c++ keyword dikenali oleh compiler dengan cara mendeklarasikan file headernya, tetapi ada juga keyword yang tidak perlu untuk mendeklarasikan file header. Keyword merupakan pernyataan singkat dan mempunyai fungsi tertentu sehingga sangat fleksibel dan mudah dalam penggunaan dalam pemrograman. Berikut merupakan keyword dasar dalam c++.

 

auto break case char const continue default do
double else enum extern float for goto if
int long register return short signed sizeof static
struct switch typedef union unsigned void volatile while

 

 

  1. Auto

Mendefinisikan sebuah variabel lokal sebagai yang memiliki lifetime lokal. Keyword auto menggunakan syntaks sebagai berikut:;

[auto] definisi-data. Contoh:

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

int main(void)

{

for(; 😉

{

if (getche() == ‘a’)

{

auto int t;

for (t=0; t<‘a’; t++)

printf(“%d “, t);

break;

}

}

return 0;

}

  1. Break

Membuat kontrol keluar dari pernyataan majemuk. Pernyataan break membuat alur yang sedang dijalankan keluar dari pernyataan iterasi seperti while, do atau switch. Sintaksnya hanya:;

break; contoh:

while (x < 100)

{

x = get_new_x();

if (kbhit()) break;     /* tombol keyboard ditekan */

process(x);

}

  1. case

Merupakan bagian dari pernyataan percabangan switch dimana keyword case adalah sebagai pernyataan pilihan yang selanjutnya akan dijalankan jika ekspresi switch memenuhi suatu konstanta case. Syntaksnya adalah sebagai berikut:;

switch (ekspresi) {

case ekspresi-konstanta1:

alur pernyataan1;

break;

case ekspresi-konstanta2:

alur pernyataan2;

break;

case ekspresi-konstanta3:

alur pernyataan3;

break;

.

..

}

Alur diatas dapat dijelaskan secara sederhana layaknya pilihan ganda, jika ekspresi yang mengikuti pernyataan switch sesuai dengan ekspresi-konstanta1 maka pernyataan1 akan dijalankan, jika sesuai dengan ekspresi-konstanta2 maka pernyataan2 akan dijalankan, jika sesuai dengan ekspresi-konstanta3 maka pernyataan3 akan dijalankan dan seterusnya. Jika tidak ada ekspresi-konstanta yang mengikuti pernyataan case dalam lingkup switch diatas yang memenuhi ekspresi maka alur tidak akan melakukan eksekusi apapun.;

  1. char

Merupakan type data mendasar dalam C/C++ yang menampung data berjenis karakter atau teks. Dapat juga dijadikan sebagai penanda type data nilai kembalian suatu fungsi. Contoh sintaksnya adalah sebagai berikut:;

char huruf;

huruf=’h’;

Syntaks diatas, baris pertama adalah mendeklarasikan variabel huruf bertipe data char yang mempunyai panjang satu karakter. Sedangkan baris kedua adalah pernyataan penugasan yaitu mengisi nilai variabel huruf menjadi sama dengan h. Adapun pengunaan keyword char untuk mendeklarasikan tipe data dari nilai kembalian suatu fungsi:;

char fungsiku(int x, int y, char z);

Arti dari pernyatan diatas adalah kita mendeklarasikan fungsi dengan 3 buah parameter argumen (x bertipe data integer, y bertipe data integer, dan z bertipe data character) yang mempunyai nilai kembalian dengan tipe data character.;

  1. const

Mendeklarasikan/membuat nilai dari variabel atau pointer menjadi tidak bisa diubaha (konstanta). Berbeda dengan deklarasi variabel biasa, deklarasi konstanta harus langsung disertai dengan assigment nilai dari variabel konstanta tersebut. Contoh:;

const x=2;

Syntaks diatas adalah kita mendeklarasikan variabel konstanta x dengan nilai sama dengan 2.;

  1. continue

Adalah pernyataan yang membuat alur melewati lingkup iterasi seperti while, do, for saat itu dan melanjutkan ke nilai iterasi selanjutnya. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:;

for (i = 0; i < 50; i++)

{

if (array[i] == 0)

continue;

array[i] = array[i]/2;

}

Fungsi alur diatas adalah merubah semua nilai dari elemen array menjadi setengahnya tetapi tidak jika nilai elemen array itu sama dengan nol.

  1. dafault

Merupakan bagian dari penggunaan keyword switch, penjelasannya adalah pada lingkup pernyataan switch, alur akan mencari nilai dari berbagai kontanta case yang disajikan yang sesuai dengan ekspresi yang mengikuti keyword switch, jika tiak ada dari berbagai pernyataan case yang disajikan maka pernyataan dibawah keyword default -lah yang akan dijalankan. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:;

switch (operand)

{

case MULTIPLY:

x *= y; break;

case DIVIDE:

x /= y; break;

case ADD:

x += y; break;

case SUBTRACT:

x -= y; break;

case INCREMENT2:

x++;

case INCREMENT1:

x++; break;

case EXPONENT:

case ROOT:

case MOD:

printf (“Not implemented!\n”);

break;

default:

printf(“Bug!\n”);

exit(1);

}

  1. do

Merupakan bagian dari pernyataan iterasi while…do yang fungsinya adalah mengulang berbagai pernyataan dengan kriteria pengulangan. Jika kriterianya terpenuhi maka pengulangan akan dilanjutkan, tetapi jika tidak maka pengulangan akan dihentikan. Contoh penggunaannya:;

x = 1;

do

{

x++;

} while (x <= 100);

Penjelasan alur diatas adalah variabel x akan terus bertambah nilainya satu selama nilai x lebih kecil atau sama dengan 100.;

Hierarki Data (Data Hierarchy)

Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :

  1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
  2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
  3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
  4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni menempuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
  5.  File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan.  Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.

  1. Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan               digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di       hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk  kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.

Hirarki semua data diatas ditunjukkan pada gambar 4.

Gambar 4. Hierarki Data

 

 

FINDING NOUN,VERB,ADJECTIVE,ADVERB

Definitions

A noun is a word or set of words for a person, place, thing, or idea. A noun of more than one word (tennis court, gas station) is called a compound noun.

There are common nouns and proper nouns. Common nouns are words for a general class of people, places, things, and ideas (man, city, award, honesty). They are not capitalized. Proper nouns are always capitalized. They name specific people, places, and things (Joe, Chicago, Academy Award).

For more on nouns, see Apostrophes , Rules 2a through 2e

A verb is a word or set of words that shows action (runs, is going, has been painting); feeling (loves, envies); or state of being (am, are, is, have been, was, seem).

NOTE

We will use the standard of underlining subjects once and verbs twice.

Examples:
He ran around the block.
I
like my friend.
They seem friendly.

State-of-being verbs are called linking verbs. They include all forms of the verb to be, plus such words as look, feel, appear, act, go, followed by an adjective. (See Adjectives and Adverbs))

Examples:
You look happy.
We feel fine.
He went ballistic.

Verbs often consist of more than one word. For instance, had been breaking down is a four-word verb. It has a two-word main verb, breaking down (also called a phrasal verb), and two helping verbs (had and been). Helping verbs are so named because they help clarify the intended meaning.Many verbs can function as helping verbs, including is, shall, must, do, has, can, keep, get, start, help, etc.Verbs often take direct objects, which receive the action of the verb carried out by the subject.Examples:
I like cake. (cake receives the action, like, done by the subject, I)
She lifts weights. (weights receives the action, lifts, done by the subject, She)Verbs may also take indirect objects, which receive the direct object. You can spot an indirect object if it makes sense to place to or for in front of it.Examples:
I gave Joe the cake. (The indirect object, Joe, receives the direct object, cake, given by the subject, I. Note that you could also say I gave the cake to Joe.)
She did me a favor. (The indirect object, me, is affected by the direct object, favor, done by the subject, She. Note that you could also say She did a favor for me.)

Sometimes verbs require prepositions to complete a sentence. A noun affected by a preposition is called simply the object of a preposition.

Examples:
Stop talking about them. (The object of the preposition about is them.)
I saw someone inside the house. (The object of the preposition inside is the house.)

  • A subject is the noun, pronoun, or set of words that performs the verb.

Examples:
The woman hurried.
Woman is the subject.
She was late.
She is the subject.
Shakespeare in Love won an Academy Award.
Shakespeare in Love is the subject.

Rule 1. To find the subject and verb, always find the verb first. Then ask who or what performed the verb.Examples:
The jet engine passed inspection.
Passed is the verb. Who or what passed? The engine, so engine is the subject. (If you included the word jet as the subject, lightning will not strike you. But technically, jet is an adjective here and is part of what is known as the complete subject.)
From the ceiling hung the chandelier.
The verb is hung. Now, if you think ceiling is the subject, slow down. Ask who or what hung. The answer is the chandelier, not the ceiling. Therefore, chandelier is the subject.

Rule 2. Sentences can have more than one subject and more than one verb.Examples:
I like cake, and he likes ice cream. (Two subjects and two verbs)
He and I like cake. (
Two subjects and one verb)
She lifts weights and jogs daily. (
One subject and two verbs)

Rule 3. If a verb follows to, it is called an infinitive, and it is not the main verb. You will find the main verb either before or after the infinitive.

Examples:
He is trying to leave.
To leave
is an infinitive; the main verb is trying.
To leave was his wish.
The main verb is was.

NOTE

One of the most stubborn superstitions in English is that it is wrong to insert a word between the to and the verb in an infinitive. This is called a split infinitive (to gladly pay, to not go). There is no English scholar alive who will say a split infinitive is technically wrong. However, split infinitives tend to be clumsy and unnecessary. Experienced writers do not use them without good reason.

Rule 4. Any request or command, such as Stop! or Walk quickly, has the understood subject you, because if we ask who is to stop or walk quickly, the answer must be “you.”

Example:
(You) Please bring me some coffee.
Bring
is the verb. Who will do the bringing? The subject you is understood.

Peranan Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Kepribadian Muslim

 

Pendidikan adalah:’Suatu aktivitas untuk mengembangkan seluruh aspek kepribadian manusia yang berjalan seumur hidup”.[1]

Berarti sejak lahir sangat diperlukan adanya pendidikan, juga pendidikan itu tidak terbatas pada usaha mengembangkan intelektualitas saja , dan tugas pendidikan bukan selau meningkatkan kecerdasan saja, melainkan mengembangkan kepribadian manusia. Disamping itu bukan saja pendidikan umum yang dapat mengembangkan kepribadian manusia, akan tetapi pendidikan agama Islam tentu mempunyai fungsi dan peranan yang lebih besar untuk membentuk kepribadian manusia.

Dalam hal pembentukan kepribadian muslim ini tentunya melalui pendidikan yang dapat mempengaruhi kepribadian anak diantaranya:

Pendidikan adalah proses, diman potensi-potensi ini (kemampuan, kapasitas) manusia yang mudah dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan supaya disempurnakan oleh kebiasaan yang baik, oleh alat/media yang disusun sedemikian rupa dan dikelola oleh manusia untuk menolong orang lain atau dirinya sendiri dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.[2]

Disamping  pengalaman kebiasaan –kebiasaaan anakayang dibawa dari rumah, tentunya lebih penting lagi guru agama Islam yang mempunyai tugas cukup berat yaitu ikut serta membina pribadi anak disamping mengajarkan pengetahuan agama Islam kepada anak.

Untuk membina  agar anak-anak mempunyai sifat-sifat terpuji tidak cukup dengan penjelasan, pengertian saja akan tetapi perlu membiasakan melakukan perbuatan yang baik. Sebagaimana dikatakan oleh Zakiyah Daradjat yaitu: “ Kebiasaan dan latihan itulah yang membuat dia cenderung kepada melakukan yang baik dan meninggalkan yang kuranga baik”.[3]

Pembentukan kepribadian muslim tentunya pertama dari  orang tuanya, kemudian  guru di sekolah menyempurnakan. Supaya hal  ini berhasil dengan baik, guru agama Islam dapat membuat dirinya disenangi oleh murid, dengan demikian pembinaan sikap positif terhadap agama akan mudah terjadi misalnya guru agama memberikan latilhan yang membiasakan kegiatan keagamaan yang menyangkut ibadah , seperti sholat, berdo’a, membaca Al Qur’an (menghapal ayat-ayat atau surat-surat pendek), sholat berjamaaah di masjid. Hal ini ditanamkan pada anak sejak kecil sebab memvbiasakan sedemikian rupa lama kelamaan anak akan senang beribadah dan berbuat baik yang dicerminkan dalam perbuatnnya sesuai dengan ajaran Islam.

Namun bukan berarti anak perlu pendidikan jasmani saja, tetapi juga:” Anak membutuhkan kekuatan jasmani,akal, ilmu dan anak-anakmembutuhkan pendidikan budi pekerti, perasaan, kemauan,cita, rasa dan kepribadian”.[4]

Di dalam kebutuhan jasmani belum saja cukup, tanpa memenuhi kebutuhan rohani, mak didalam kehidupan manusia bila kebutuhan rohani belum terpenuh maka ia akan gelisah batinnya. Adapun salah satu usaha untuk memenuhi  kebutuhan rohani adalah agama. Karena agama dapat mengimbangi gejolak manusia untuk memnuhi jkebutuhan jasmani yang condong selalu menuntut untuk dipenuhi, tentunya dalam memenuhi kebutuhan rohani disini yaitu agama Islam. Sebab umat Islam, agama merupakan dasar utam dalam mendidik anak-anaknya yaitu:

Karena menanamkan nilai-nilai agama akan sangat mambantu terbentuknya sikap dan kepribadian anak kelak pada masa dewasa. Dengan demikian pendidikan Islam adalah usaha yang diarahkan kepada pembentukan kepribadian anak yang sesuai ajaran Islam, atau  suatu upaya dengan ajaran Islam, memikir, memutuskan,dan berbuat berdasarkan nilai-nilai serta bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam”.[5]

Dengan demikian di dalam pelaksanaan pendidikan danpembinaan kepribadian ini mempunyai landasan dan juga berfungsi sebagai sumber. Adapun dasar pelaksanaan pendidikan Islam dalam surat Asyura ayat 52 yaitu:

وَكَذَلِكَ اَوْحَيْنَااِلَيْكَ دُحَا مِنْ اَمْرِنَا مَا كُنْتَ تَدْرِى مَااكِتبَ وَلااْلإيْمَانُ وَلَكِنَّ جَعَلْنَهُ نُوْرَانَهْدِى بِهِ مَنْ نَّشَآءُ مِنْ عِبَدِنَا وَاِنَّك َلَتَهْدِىاِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ.

Artinya :” Dan demikianlah kami wahyukan kepadamu (Al Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Qur’an), dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur’an itu cahaya yang kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya  kamu benar-benar benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.[6]

Dalam pendidikan Islam, upaya untuk membentuk kepribadian muslim sebagai mana dikatakan dalam surat Lukman ayat 13 :

وَاِدَ قَالَ لُقْمَانَ لاِبْنِه وَهُوَ يَعِظُهُ يَبُنَيَّ لاتُشْرِكْ بِااللهِ اِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ.

Artinya:” Dan (ingatlah) ketika Lugman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya, “hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan-Nya adalah  kezaliman yang besar[7]

Berdasarkan pendapat dan ayat di atas, bahwa pendidikan yang pertama dan utama dilakukan adalah pembentukan keyakinan kepada Allah yang diharapkan dapat dilandasi sikaap, tingkah laku dan kepribadian anak didik. Oleh karena itu pendidikan agama Islam sangatlah besar pengaruhnya dalam pembentukan kepribadian muslim.

Dari uraian-uraian tersebut di atas, maka dapat di simpulkan bahwa: Untuk membentuk anak didik menjadi manusia yang berpribadi muslim, yang taat kepada Allah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya, hanyalaah dengan melalui pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu pendidikan agama Islam mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk diarahkan supaya berkepribadian muslim.

[1] Departemen Agama RI, Filsafat Pendidikan Islam, Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama Islam ?IAIN, Jakarta, 1983/1984, hlm 147

[2] Ibid, hlm 148-149

[3] Zakiyah Daradjat, Op-Cit, hlm 62

[4] Athiyah al-abrasy, Op-Cit, hlm 15

[5] Ibid, hlm 150

[6] Al Qur’an dan Terjemahnya, Op-Cit, hlm 791

[7] Ibid, hlm 654

[8]makalah.blogspot.co.id